Wabah Virus Corona, MTs N 1 Wonosobo Gelar  Ujian Madrasah Secara Online

Wabah Virus Corona, MTs N 1 Wonosobo Gelar Ujian Madrasah Secara Online

Ditengah pandemi COVID-19 atau virus corona, MTs Negeri 1 Wonosobo melaksanakan Ujian Madrasah (UM) secara online atau daring. Ujian tersebut dilaksanakan selama delapan hari mulai tanggal 15 – 23 April 2020. Drs. Ratna Ayu Kartika Wulan, MM.Pd menuturkan proses pelaksanaan ujian siswa mengerjakannya di rumah masing-masing menggunakan smartphone dan laptop. Bagi siswa yang tidak memiliki HP android, ujian dilakukan secara manual, dengan soal yang telah di printout dan diantar ke rumah siswa. Kebetulan ada 3 siswa yang tidak memiliki HP. Dan petugas yang mengatar soal pun di tekankan melakukan SOP kesehatan dengan menggunakan masker dan jaga jarak saat mendampingi siswa mengerjakan soal, jelas Ratna Ayu Kartika Wulan Soal dan token yang sudah di siapkan oleh Tim IT MTs N 1 Wonosobo lalu di kirim ke wali kelas. Wali kelas pun menshere soal dan token tersebut ke grup whatsapp kelas agar dapat di akses oleh siswa. Guru yang bertugas tetap melakukan SOP menggunakan masker mencuci tangan dengan hand sanitizer. Para guru juga melakukan sosial distancing menjaga jarak sekitar 1- 2 meter di ruangan. Ujian online ini baru pertama kali dilakukan di MTs Negeri 1 Wonosobo, ada sebanyak 276 siswa dari kelas IX yang mengikuti ujian, mereka mengerjakan soal dari rumah masing-masing. Dan untuk memperlancar kegiatan ujian ini, pihak sekolah juga memberikan bantuan berupa paket data internet kepada seluruh siswa kelas IX agar dapat mengerjakan soal-soal melalui media internet. Untuk soal sudah disiapkan dari pihak madrasah, dan setiap harinya selama ujian mengerjakan dua mata pelajaran. sebelum melaksanakan ujian secara online sudah melakukan simulasi, jadi sudah ada antisipasinya dan alhamdulillah anak-anak didik juga paham semua,” jelasnya. Ratna Ayu Kartika Wulan juga berharap agar pelaksanaan ujian madrasah online bisa berjalan dengan lancar ditengah wabah COVID-19 atau virus corona. “Semoga wabah corona ini segera berakhir agar kegiatan belajar mengajar bisa normal kembali,” harapnya.

Kurikulum